Universitas Syiah Kuala atau biasa orang sebut Unsyiah merupakan satu-satunya perguruan tinggi berasal dari aceh yang mampu bersaing ketat dengan perguruan tinggi ternama lainnya di indonesia, berkat perjuangan yang sudah berlangsung lama pada tahun 2015 unsyiah secara resmi memperoleh nilai akreditasi "A" dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Nilai akreditasi Unsyiah berlaku hingga tahun 2020 mendatang. Unsyiah sendiri berhasil menggeser ratusan perguruan tinggi lainnya dan berhasil bersaing dengan 23 perguruan tinggi berakreditasi "A" lainnya di seluruh indonesia.
Umumnya perguruan tinggi berakreditasi sangat baik hanya berada di pulau Jawa, dan hanya ada 3 perguruan tinggi dari luar pulau Jawa yang berhasil meraih tingkat penilaian terbaik, yaitu Universitas Hasanuddi Makasar, Universitas Andalas Padang, dan Universitas Syiah Kuala Aceh yang merupakan perguruan tinggi kebanggan masyarakat aceh. Unsyiah tidak serta-merta langsung mendapatkan nilai sangat baik, semuanya butuh perjuangan yang panjang untuk bisa menjadi salah satu Universitas terbaik di Indonesia. Pada tahun 2009 unsyiah masih memegang nilai akreditasi "C" akan tetapi unsyiah belum cukup dengan nilai yang didapatkan pada saat itu, berkat perjuangan unsyiah untuk memperbaiki segala segi dan aspek pendidikan sehingga Unsyiah sekarang dapat dan pantas memiliki gelar salah satu kampus terbaik di indonesia sehingga sangatlah banyak lulusan dimanapun yang ingin melanjutkan perkuliahan mereka di Universitas Syiah Kuala.
Tahukah anda bahwa pada 2 September 2017 Unsyiah telah genap berusia 56 tahun, ini merupakan perjuangan panjang dan juga sulit bagi Universitas Syiah Kuala sehingga dapat menggapai prestasi-prestasi gemilang baik dari tingkat nasional hingga internasional di usia ulang tahunnya ke 56. Berbicara sejarah perjuangan, Unsyiah merupakan sebuah perguruan tinggi negeri di Aceh yang berdiri pada 17 Agustus 1958 berkat cita-cita rakyat Aceh untuk memiliki sebuah lembaga pendidikan tinggi dan pada tanggal 2 September 1959 secara resmi dibuka langsung oleh Presiden Soekarno. Tidak sampai disitu ternyata fakultas pertama dari Universitas Syiah Kuala yaitu Fakultas Ekonomi yang merupakan cikal bakal perjuangan Unsyiah.
Tidak hanya sampai disitu pencapaian yang digapai oleh unsyiah setelah menempuh perjuangan panjang, perpustakaan unsyiah berhasil membawa pulang sertifikat ISO 9001:2008 dari PT TUV Rheiland Indonesia dengan nilai mutu Perpustakaan standar internasional sehingga ini menyejajarkan Perpustakaan Unsyiah dengan perpustakaan lainnya di dunia. Ini merupakan sebuah pencapaian yang sangat luar biasa, karena masih sangat banyak perpustakaan universitas ternama lainnya yang belum mampu meraih sertifikat sebagat perpustakaan terbaik bertaraf internasional. Pencapaian nilai raihan sertifikat internasional ini merupakan hasil kerjasama seluruh bidang unsyiah tak lepas dari hasil kerja keras para staf pustaka universitas syiah kuala.
Di awal tahun 2018 mendatang unyiah juga akan mengadakan langsung sebuah kegiatan "Asean Student Conference" bertaraf internasional yang pada kali ini Universitas Syiah Kuala akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan ASC. Acara ini merupakan acara pertama kalinya yang akan diadakan oleh unsyiah setelah menempuh perjuangan panjang selama 56 tahun. Acara ini merupakan agenda dari kegiatan Badan Eksekutif Mahasiswa Unsyiah periode 2017, namun karena diawal tahun 2018 kepengurusan BEM Unsyiah telah berakhir dan unsyiah juga ingin conferensi internasional perdana unsyiah sukses sehingga acara ini langsung ditarik sebagai acara kegiatan universitas syiah kuala yang langsung dibawah naungan rektor universitas syiah kuala, acara tersebut merupakan sebuah acara konferensi mahasiswa se asia tenggara yang nantinya akan membahas sebuah isu terkini. para tim delegasi dari setiap negara tidak hanya akan mengikuti agenda tersebut, namun ada beberapa agenda tambahan lainnya meliputi, memperkenalkan kebudayaan dan adat istiadat aceh serta berkunjung ke tempat-tempat wisata yang ada di aceh. (17/11/17/Maulidan)
Tidak hanya sampai disitu pencapaian yang digapai oleh unsyiah setelah menempuh perjuangan panjang, perpustakaan unsyiah berhasil membawa pulang sertifikat ISO 9001:2008 dari PT TUV Rheiland Indonesia dengan nilai mutu Perpustakaan standar internasional sehingga ini menyejajarkan Perpustakaan Unsyiah dengan perpustakaan lainnya di dunia. Ini merupakan sebuah pencapaian yang sangat luar biasa, karena masih sangat banyak perpustakaan universitas ternama lainnya yang belum mampu meraih sertifikat sebagat perpustakaan terbaik bertaraf internasional. Pencapaian nilai raihan sertifikat internasional ini merupakan hasil kerjasama seluruh bidang unsyiah tak lepas dari hasil kerja keras para staf pustaka universitas syiah kuala.
Di awal tahun 2018 mendatang unyiah juga akan mengadakan langsung sebuah kegiatan "Asean Student Conference" bertaraf internasional yang pada kali ini Universitas Syiah Kuala akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan ASC. Acara ini merupakan acara pertama kalinya yang akan diadakan oleh unsyiah setelah menempuh perjuangan panjang selama 56 tahun. Acara ini merupakan agenda dari kegiatan Badan Eksekutif Mahasiswa Unsyiah periode 2017, namun karena diawal tahun 2018 kepengurusan BEM Unsyiah telah berakhir dan unsyiah juga ingin conferensi internasional perdana unsyiah sukses sehingga acara ini langsung ditarik sebagai acara kegiatan universitas syiah kuala yang langsung dibawah naungan rektor universitas syiah kuala, acara tersebut merupakan sebuah acara konferensi mahasiswa se asia tenggara yang nantinya akan membahas sebuah isu terkini. para tim delegasi dari setiap negara tidak hanya akan mengikuti agenda tersebut, namun ada beberapa agenda tambahan lainnya meliputi, memperkenalkan kebudayaan dan adat istiadat aceh serta berkunjung ke tempat-tempat wisata yang ada di aceh. (17/11/17/Maulidan)
